Mesin Es Serpihan Kontainer 60 Ton + Sistem Penyimpanan Es Otomatis 20 Ton | Solusi Terintegrasi untuk Pengolahan Makanan Laut dan Rantai Dingin Laut Dalam
ICESTA mengatasi tantangan utama industri makanan laut—pelestarian yang sulit, kebutuhan ruang penyimpanan yang besar, biaya tenaga kerja yang tinggi, dan fleksibilitas penempatan peralatan yang rendah—dengan solusi terintegrasi yang dilengkapi mesin es serpihan dalam kontainer seberat 60 ton dan sistem penyimpanan es otomatis seberat 20 ton. Solusi ini memberikan tiga peningkatan nilai utama bagi pelanggan:
Mengatasi Tantangan Pengawetan Makanan Laut: Mesin es serpihan menghasilkan es pada suhu -4°C hingga -1°C dengan tepian halus yang tidak merusak jaringan makanan laut. Dibandingkan dengan es tradisional, es ini memperpanjang masa kesegaran selama 3–5 hari sekaligus menjaga tekstur lembut makanan laut, sehingga memecahkan tantangan pengawetan instan untuk penangkapan ikan di laut dalam dan fasilitas pemrosesan di pesisir.
Mengoptimalkan Efisiensi Penyimpanan dan Penerapan: Desain modular dalam peti kemas menghilangkan kebutuhan akan konstruksi sipil, mengurangi penggunaan ruang sebesar 60% dibandingkan dengan peralatan penyimpanan es tradisional. Hal ini dapat direlokasi secara fleksibel dengan kapal penangkap ikan atau lokasi pemrosesan, beradaptasi dengan skenario berpindah-pindah seperti pemrosesan sementara dan operasi rantai dingin laut dalam.
Pengurangan Biaya dan Peningkatan Efisiensi: Sistem penyimpanan es otomatis memungkinkan proses otomatis sepenuhnya untuk penyimpanan, pengambilan, dan kontrol suhu es, sehingga mengurangi biaya tenaga kerja manual sebesar 80%. Dilengkapi dengan kompresor hemat energi berefisiensi tinggi, sistem ini mengurangi konsumsi energi secara keseluruhan sebesar 15% dibandingkan peralatan industri serupa, beroperasi 24/7 tanpa kehilangan waktu henti. Selain itu, bahan baja tahan karat food grade memenuhi standar kebersihan pemrosesan makanan laut, sehingga menyederhanakan proses pemeliharaan selanjutnya.
Mengatasi Tantangan Pengawetan Makanan Laut: Mesin es serpihan menghasilkan es pada suhu -4°C hingga -1°C dengan tepian halus yang tidak merusak jaringan makanan laut. Dibandingkan dengan es tradisional, es ini memperpanjang masa kesegaran selama 3–5 hari sekaligus menjaga tekstur lembut makanan laut, sehingga memecahkan tantangan pengawetan instan untuk penangkapan ikan di laut dalam dan fasilitas pemrosesan di pesisir.
Mengoptimalkan Efisiensi Penyimpanan dan Penerapan: Desain modular dalam peti kemas menghilangkan kebutuhan akan konstruksi sipil, mengurangi penggunaan ruang sebesar 60% dibandingkan dengan peralatan penyimpanan es tradisional. Hal ini dapat direlokasi secara fleksibel dengan kapal penangkap ikan atau lokasi pemrosesan, beradaptasi dengan skenario berpindah-pindah seperti pemrosesan sementara dan operasi rantai dingin laut dalam.
Pengurangan Biaya dan Peningkatan Efisiensi: Sistem penyimpanan es otomatis memungkinkan proses otomatis sepenuhnya untuk penyimpanan, pengambilan, dan kontrol suhu es, sehingga mengurangi biaya tenaga kerja manual sebesar 80%. Dilengkapi dengan kompresor hemat energi berefisiensi tinggi, sistem ini mengurangi konsumsi energi secara keseluruhan sebesar 15% dibandingkan peralatan industri serupa, beroperasi 24/7 tanpa kehilangan waktu henti. Selain itu, bahan baja tahan karat food grade memenuhi standar kebersihan pemrosesan makanan laut, sehingga menyederhanakan proses pemeliharaan selanjutnya.


